Blog Review

27 Oktober 2008
Artikel di Tabloid Gloria Edisi 425 (Minggu ke IV Oktober 2008)

 
Surabaya - Banyak orang yang mengekspresikan kehidupannya yang mereka lewati dengan berbagai media, seperti lewat lagu, musik, puisi dan lain sebagainya.
Para pecinta lukisan dan juga para pengunjung Resto Nine dimanjakan dengan berbagai lukisan karya seorang wanita pengarang buku yang pernah mendapatkan piala perunggu dari Jepang, Millie Huang.

Para pengunjung restoran bisa hadir dan menikmati menu andalan serta bisa menikmati lukisan yang terpasang di semua dinding restoran.
Pameran kali ini dibuka langsung oleh Diana Soetrisno istri dari Ronald Walla (PT Gelora Djaya), mulai dari 26 September sampai akhir bulan Oktober 2008.
Restoran yang terletak di jalan Mayjend Sungkono 83 Surabaya ini, mendapat kesempatan untuk menggelar pameran lukisa bergaya pop art yang sedang naik daun di negara Cina.

Pameran ini bertajuk “watching Different Perspectives” atau melihat dari sudut pandang berbeda, sudut pandang dengan menyampingkan ego pribadi.
Lewat goresan tangannya, sang pelukis (Millie Huang, Red) mengajak semua orang untuk berdamai dengan diri sendiri, dengan orang lain dan juga berdamai dengan alam sekitar.

Saat ditemui, sang pelukis mendapat ide dari Firman Tuhan. Contohnya, lukisan yang berjudul “Lips Service” dengan gambar kepala kuda dengan bibir merekah dengan sapuan lipstick dan senyum menggoda, saya mendapat inspirasi dari Matius 21: 28-31.
Sedangkan lukisan bergambar 4 (empat) ekor sapi dengan memandang iri halaman rumput tetangga yang kelihatan hijau. Sebenarnya lukisan ini menggambarkan sindiran yang menukik kepada diri kita, bahwa seringkali kita menginginkan keberuntungan orang lain tanpa bisa bersyukur atas apa yang telah kita peroleh sekarang (kurangnya rasa bersyukur. Red)

Kita cenderung seperti anak kecil yang sering meminta-minta Tuhan, yang sering menurut Tuhan sendiri, permintaan itu tidak kita butuhkan.
Apa ini satu bentuk sifat dasar manusia yang iri hati, atau merupakan perwujudan dari kebodohan kita? Hanya hati kita yang bisa menjawab.
Sekali lagi, Tuhan sendiri selalu mengajak kita untuk selalu bersyukur, seperti tertulis dalam 1 Tes 5:18 “Mengucap syukurlah dalam segala hal, saat itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu”. Dan juga dalam Filipi 4:6 “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa permohonan dengan ucapan syukur.” Tutur wanita lulusan Teknik Kimia UGM ini.
Selain lewat lukisan, beberapa tulisannya telah diterbitkan dalam buku, di antaranya, “Leni, Tuhan Sayang Kamu!, Pengorbanan Ella, Saat Santa Tak Bisa Ber-Ho…Ho…Ho…, When The Cross Is Calling dan yang akan terbit untuk edisi kali ini buku yang berjudul Coffee Time For Managers.”


Millie Huang, 27 Oktober 2008